Mengenal AKP Rumangga Putratama, dari Prestasi Renang hingga Memimpin Polsek Bekasi Selatan

BEKASI — Karier kepolisian AKP Rumangga Putratama Napitupulu tidak dibangun dalam satu penugasan. Sebelum dipercaya memimpin Polsek Bekasi Selatan, perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2015 itu telah melewati sejumlah tugas di bidang reserse, mulai dari penanganan kriminal umum hingga pemberantasan narkotika.

Di luar tugas kepolisian, Rumangga juga memiliki latar belakang sebagai atlet renang. Perpaduan antara pendidikan kepolisian, pengalaman lapangan, dan aktivitas olahraga menjadi bagian dari perjalanan pria kelahiran Indragiri Hilir, 16 Februari 1993, tersebut.

Kini, sejak akhir Agustus 2026, Rumangga mengemban tugas sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bekasi Selatan, Polres Metro Bekasi Kota.

Dari Akpol hingga Penugasan di Jakarta

Rumangga menempuh pendidikan di SMA Santo Thomas 1 Medan sebelum melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian di Semarang.

Berdasarkan profil yang dimuat JPNN pada 2023, Rumangga menjalani pendidikan Akpol pada 2011 hingga 2015. Selama pendidikan, ia disebut memperoleh predikat terbaik dalam aspek jasmani selama empat tahun berturut-turut.

Latar belakang olahraga tersebut juga terus dijalani di luar pendidikan kedinasan.

JPNN mencatat Rumangga pernah meraih prestasi renang tingkat Provinsi Sumatera Utara ketika masih bersekolah. Pada 2019, ia juga mengikuti 1st South East Asian Masters Swimming Championship di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Beberapa tahun kemudian, prestasi serupa kembali dicatat. Dalam 1st Master Sprint Swimming Championship 2023 di Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan, Rumangga meraih juara pertama nomor 50 meter gaya dada dan gaya bebas serta juara kedua nomor 50 meter gaya kupu-kupu.

Aktivitas olahraga itu menjadi salah satu sisi lain dari perjalanan kariernya sebagai anggota Polri.

Mengawali Karier di Bidang Reserse

Setelah menyelesaikan pendidikan Akpol, Rumangga menjalani sejumlah penugasan di lingkungan Polda Metro Jaya.

Pada 2022, ketika berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu), ia menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Pademangan.

Salah satu perkara yang ditanganinya mendapat perhatian karena melibatkan lima siswa sekolah dasar yang melempar lumpur ke kaca sebuah mobil.

Dalam perkara tersebut, polisi memilih pendekatan pembinaan dengan memanggil orang tua anak-anak yang terlibat. Rumangga saat itu menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara persuasif.

Penugasan berikutnya membawanya ke Polres Metro Jakarta Utara.

Pada 2023, Rumangga menjabat sebagai Kepala Unit Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam kegiatan kepolisian untuk mendata dan melakukan pembinaan terhadap remaja yang kerap terlibat tawuran di wilayah Tanjung Priok.

Pendekatan tersebut dilakukan dengan mendatangi balai warga dan menggali informasi mengenai anak-anak yang berulang kali terlibat tawuran.

Masuk ke Penanganan Kasus Narkotika

Pengalaman Rumangga kemudian berkembang ke bidang tindak pidana narkotika.

Pada Desember 2024, ia tercatat menjabat sebagai Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara.

Dalam posisi tersebut, Rumangga turut memberikan imbauan kepada masyarakat dalam kegiatan deklarasi Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Memasuki 2026, ia bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Pada Juni 2026, namanya muncul dalam pemberitaan mengenai pengungkapan kasus dugaan peredaran sabu di wilayah Kota Bekasi. Saat itu, Rumangga menjabat sebagai Kanit Unit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan memberikan keterangan mengenai penanganan kasus tersebut.

Penugasan di bidang narkotika menjadi salah satu bagian penting dalam rekam kariernya sebelum kemudian beralih ke tugas kewilayahan.

Dipercaya Memimpin Polsek Bekasi Selatan

Perubahan posisi terjadi pada penghujung Agustus 2026.

Dalam serah terima jabatan di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota pada 31 Agustus 2026, AKP Rumangga Putratama Napitupulu ditunjuk sebagai Kapolsek Bekasi Selatan menggantikan Kompol Suparmin.

Sebelumnya, Rumangga bertugas sebagai PS Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Penugasan tersebut menempatkan Rumangga pada jenis pekerjaan yang berbeda. Jika sebelumnya lebih banyak berkaitan dengan penyelidikan dan penindakan perkara, sebagai Kapolsek ia berhadapan langsung dengan dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Bekasi Selatan.

Tugas tersebut mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan kepolisian, penegakan hukum, serta membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat.

Tidak Hanya Penegakan Hukum

Dalam beberapa kegiatan awal setelah menjabat, Rumangga juga terlihat mendorong kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.

Salah satunya melalui latihan bela diri Ju Jitsu di lingkungan Polsek Bekasi Selatan. Kegiatan tersebut melibatkan pelajar dan masyarakat sebagai ruang aktivitas olahraga sekaligus pembinaan.

Pendekatan serupa terlihat dari kegiatan komunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat. Silaturahmi dengan sejumlah tokoh di wilayah Bekasi Selatan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi seorang Kapolsek, komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kewilayahan karena berbagai persoalan keamanan sering kali membutuhkan koordinasi lintas unsur.

Menjaga Keseimbangan antara Lapangan dan Masyarakat

Perjalanan Rumangga Putratama Napitupulu memperlihatkan lintasan karier yang cukup beragam.

Ia memulai pendidikan kepolisian setelah menempuh sekolah menengah di Medan, kemudian menjalani penugasan di bidang reserse, menangani persoalan kriminal umum, terlibat dalam pembinaan remaja, hingga bertugas di satuan narkoba.

Di luar kedinasan, renang menjadi aktivitas yang telah ditekuni sejak masa sekolah dan terus berlanjut ketika ia telah menjadi anggota Polri.

Selain pengalaman lapangan, Rumangga juga tercatat sebagai penulis karya ilmiah. Pada 2021, namanya tercantum dalam artikel Security Management of the Polda Metro Jaya Command Headquarters in Anticipating Demo Anarchist yang diterbitkan International Review of Humanities Studies Universitas Indonesia.

Kini, tantangan berikutnya berada di wilayah Bekasi Selatan.

Sebagai Kapolsek, Rumangga tidak hanya dituntut menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memastikan pelayanan kepolisian berjalan serta membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah tugasnya.

Dari lintasan kolam renang hingga dinamika lapangan kepolisian, perjalanan Rumangga kini memasuki fase baru: memimpin institusi kepolisian di tingkat sektor dan berhadapan langsung dengan kebutuhan keamanan masyarakat.
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Iklan