Dinkes: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Sepekan di Bawah Standar WHO

Karantina Covid-19.


Aktual Indonesia  - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan positivity rate di Jakarta sudah di bawah standar Badan Kesehatan Dunia ( WHO ).

Hal tersebut berdasarkan data Dinkes DKI pada Jumat (22/4/2022) malam.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 2,6 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,8 persen,” jelas Dwi, Sabtu (23/4/2022).

“WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," sambungnya.  

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan, dilakukan tes PCR sebanyak 10.809 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.643 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 215 positif dan 8.428 negatif.

Di samping itu, dilakukan juga tes Antigen sebanyak 18.594 orang dites, dengan hasil 60 positif dan 18.534 negatif.

Untuk diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.229.616 dengan tingkat kesembuhan 98,6 persen. Dan total 15.261 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen. Sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," paparnya.

Dwi melanjutkan target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Itu artinya target WHO untuk Jakarta yaitu minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 52.142 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 994.147 per sejuta penduduk," pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama

Iklan

Iklan